Sabtu, 17 Mei 2014

LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI TUMBUHAN TEKANAN AKAR DAN DAYA HISAP DAUN


LAPORAN PRAKTIKUM
FISIOLOGI TUMBUHAN
TEKANAN AKAR DAN DAYA HISAP DAUN









Oleh :
S Y A M S U D I N
F1A013118
12








UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
FAKULTAS KEHUTANAN
BANJARBARU
2014

TEKANAN AKAR DAN DAYA HISAP DAUN

A.TUJUAN
1.      Membuktikan terjadinya tekanan akar dan daya hisap daun pada tumbuhan
2.      M engetahui besaranya kenaikan larutan akibat tekanan akar dan daya hisap daun


B.HASIL DAN PEMBAHASAN
    1. Hasil
        Hasil yang didapat dalam pengamatan praktikum tekanan akar dan daya hisap daun adalah sebagai berikut :
         Tabel 1. Kenaikan larutan akibat tekanan akar dan daya hisap daun
Menit
ke
Tanaman
utuh
Tanaman
Tidak utuh
5

-
-
10

0,6
0,8
15

-
-
20

-
-
Jmlah

0,6
0,8
Rata-rata

1,5
0,2









2.PEMBAHASAN
           Percobaan praktikum kali ini menggunakan tumbuhan pacar air dalam praktikum kita mengamati tekanan akar dan daya hisap daun yang bertujuan untuk membuktikan terjadinya tekanan akar dan daya hisap daun dalam pengamatan praktikum ini, dengan mengunakan tumbuhan pacar air yang berwarna putih bertujuan agar supaya dapat membedakan larutan yang digunakan bagaimana tekanan akar yang terjadi pada larutan dapat terlihat pada tanaman pacrair yang berwarna putih tersebut, larutan yang digunakan adalah larutan pewarna yang di gunakan larutan berwarna merah bertujuan untuk memuddahkan jalanya penggamatan dalam praktikum yang akan dilaksanakan,Pada praktikum ini kami menggunakan pacar air yang berbeda yaitu dengan tanaman pacar air yang berdaun lengkap dan tanaman pacar air yang tidah berdaun lengkap.
        Dengan dai gunakanya larutan berwarna merah tersebut adalah karena untuh membuktikan terjadinya tekanan akar dan daya hisap daun yang terjadi dalam penggamatan ini,dalam pengamatan dalam menit pertama dalam jangka waktu selama 5 menit hasil yang terjadi dalam pengamatan tumbuhan pacar air tersebut tidak ada kenaikan yang terjadi pada kedua tumbuhan pacar air yang berdaun lengkap maupun yang berdaun tidak lengkap .Selanjutnya pengamatan pada menit ke 10 pada pengamatan pada tanaman tumbuhan pacar air tersebut mengalami perubahan dan terjadi kenaikan dan setelah di ukur dangan mengunakan alat ukar berupa penggaris terjadi kenaikan sebesar 0,6 cm pada tumbuhan pacar air yang memiliki daun yang masih utuh ,sedangkan pada tumbuhan pacar air yang berdaun tidak utuh juga terjadi kenaikan 0,8 cm pada pengukuran di menit yang sama, kemudian tanaman pacar air kembali di rendam selama pertambahan waktu lima menit mendadai lama perendaman selama 15 menit dalam pengamatan yang terjadi pada kedua tanaman pacar air tidah ada menagalami perubahn kenaikan dan memudian tanaman pacar air kembali direndan selama pertambahan waktu selama 5 menit menjadi lama perendaman menjadi 20 menit hasil pengamatan yang terjadi juga tidak ada perubahan atau kenaikan yang terjadi dalam pengamatan yang kami lakukan dalam praktikum tekanan akar dan daya hisap daun kali ini .Dengan demikian jumlah kenaikan yang di dapat dari pengamatan tanaman yang utuh sejumlah 0,6 dan yang berdaun tidak utuh sebesar 0,8 dengan jumlah rata-rata tanaman pacar air yang nerdaun utuh sebesar 0,15 dan tanaman berdaun tidak utuh sebesar 0,2 dengan demikian tanaman dapat melakukan peroses tekanan akar dan daya hisap daun.

3.KESIMPULAN
         Dari beberapa pengamatan percobaan praktikum tekanan akar dan daya hisap daun didapat beberapa kesimpulan adalah sebagai berikut :
1.       Percobaan praktikum menggunakan tumbuhan pacar air dan larutan pewarna berwarna merah.
2.       Pada menit pertana tumbuhan pacar air tidak mengalami kenaikan dari kedaua tumbuhan yang di amati.
3.       Pada menit ke 10 terjadi kenaikan pada kedua tanaman pacar air yang utuh dan yang tidak utih .
4.       Jumlah rata – rata kenaikan yang terjadi pada tanaman pacar air yang utuh 0,15 dan yang tidak utuh adalah 0,2.
5.       Dalam praktikum menggunakan tumbuhan pacar air sebanyak dua batang yang berdaun utuh dan yang tidak berdaun utuh.